Belum Terlambat untuk mencapai Hasil Akhir.
2 Timotius 4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
Jangan bangga dulu jika km bisa melayani Tuhan hari ini,
jangan bangga dulu jika km masih beriman pada Kristus smpe hari ini,
Sebab kita belum mengetahui hasil Akhir dr pertandingan iman kita.
Mungkin saat ini iman kita begitu membara dalam Kristus, kita mungkin telah luang banyak waktu untuk melayani Tuhan, Iman dan Pekerjaanmu utk Tuhan kemarin dan Hari ini belum cukup membuatmu menang di Dalam Yesus Tuhan.
Jagalah imanmu, dan Kerajinanmu jgn smpe kendor, sebab Hasil Akhir dari Hidupmu itu yg akan menentukan.
~Ilustrasi:
Spt murid disekolah,
Ada 2 org murid yg terkenal di sekolah.1 murid Namanya John, terkenal dg kepintarannya dan sangat2 rajin mengikuti pelajaran sekolah,1 murid yg bernama Bejo terkenal dg kebodohannya, bandel dan kerajinannya masih biasa2 saja.
Saat Unas tiba semua guru yakin john akan lulus dg nilai yg bagus, krna john mmg paling pintar di sekolahnya, dan guru2 lain mengira bejo jika bs lulus unas pun hanya keberuntungan walaupun dg nilai wajar.
1minggu stelah Unas, semua guru di buat melongo oleh hasil akhir Unas ke 2 murid tsb, krna john yg mereka kira bisa lulus ujian nasional dg mudah, trnyata nilai rata2 setiap mata pelajaran unas, john mendapat nilai 5,
Sedangkan bejo nilai rata2nya mendapat nilai 7,5.
John tdk lulus unas, namun bejo diluar prediksi lulus unas dg nilai yg lumayan.
Apa yg membuat prediksi mereka bs terbalik dr kenyataan?
Saat mau ujian, john yg sudah yakin dg kepintarannya, belajar hnya sekedarnya saja, john menganggap mudah soal2 Unas nanti.
Di lain tempat, si bejo tahu diri bhwa ia bodoh, akhirnya bejo menyesali kebodohannya dan ia bangkit dg semangat bljar yg tinggi, siang dan malam, dia baca berulang ulang setiap mata pelajaran yg pernah diulang gurunya, bhkan bejo smpe tdur larut malam krna keasykan belajar.
Mmg kl menurut pandangan kita, apa yg di lakukan bejo itu terlambat, dia semangat belajar saat unas uda hampir dekat.
Namun tiada kata terlambat buat membenahi diri bagi bejo, dan Hasil Akhir yg menentukan bejo,
Bejo lulus dg nilai yg lumayan,Sedangkan john tdk lulus dg krna hasil akhir nilainya rendah.
Dari ilustrasi John dan bejo , kita bisa ambil hikmahnya, bahwa apa yg kita miliki, apa yg kita lakukan yg terbaik kemarin dan sekarang, masih belum bisa menentukan dirimu esok
di hadapan Tuhan.
Hasil Akhir dr hidupmu itulah yg akan menentukan.
Contoh juga kaisar konstantin,
siapa yg tdk mengenal hidup konstantinus Agung, kaisar roma yg pertama kali bertobat jadi kristen Pada tahun 312M, awal kisah Konstantinus menghadapi peperangan melawan Maxentius dan sebelum terjadi peperangan di jembatan Milvianus di Roma, Konstantinus berdoa, serta mendapat penglihatan Salib bersinar di langit dengan tulisan
“Dengan tanda (Salib) ini , kalahkan”.
Kemudian dia memerintahkan para prajuritnya untuk mengenakan tanda salib ini pada perisai dan jubah mereka dan akhirnya Konstantinus memenangkan pertempuran itu.
Dengan menangnya Konstantinus pada pertempuran itu, maka dia memberrikan kebebasan kepada orang2 Kristen dan bahkan dia menunjukkan kecenderungannya kepada Iman Kristen itu.
Dengan dikrit edik milano th 313M, konstantin memberi kebebasan kpd org Kristen mejalankan ibadah di Roma,Dari konstantin ini kita juga mengenal konsili nicea th 325M, yg dituduh umat agama seberang bhwa konsili nicea ini mengangkat Yesus jadi Tuhan dan pembakaran alkitab yg asli...(Tuduhan yg menyedihkan)
Namun, siapa sangka akhir hidup konstantin yg menyedihkan, mungkin hatinya tulus mengikuti Kristus dan jadi kristen, tetapi konstantinus berserta ibundanya sebelum meninggal, di baptis oleh seorang bidat bernama eusebius dr nikomedia, eusebius dari nikomadea ini mengikuti pandangan bidat Arianisme pimpinannya bernama Arius dan ajarannya bernama ARIANISME.
Arianisme merupakan ajaran dari Arius, pada abad ke 4, yang skrg ber-reinkarnasi dalam bidat Saksi Yehuwa atau Unitarianisme.
√inilah ajaran Arianus yg aku kutip Dalam buku: Riwayat Hidup Singkat Tokoh-tokoh Dalam SejarahGereja Drs. F.D. Wellem, M.Th.BPK Gunung Mulia, 2000, halaman 21–22
Arius mengajarkan bahwa Allah dalam pengertian yangsebenarnya hanyalah Allah yang sejati, Bapa saja.… Kemudian Allah melahirkan Anak itu dari yang tiada (ex-nihilo) oleh kehendakNya sendiri. Anak itu bukan saja sulung dan permulaan, tetapi Ia juga pencipta alam semesta ….. karena ketergantungan pada statussurgawinya, maka Ia tidak berdosa. ….
√Dalam pandangan Arius, Saksi2 Yehuwa dan Unitarianisme, Trinitas dilukiskan dengan rumusan tiga hipostasis, yaitu dalam keallahan terdapat tiga oknum yang terpisah dan berbeda. Dari antara mereka hanya Bapa saja yang memiliki substansi Allah dan sungguh2 Allah dari kekal hingga kekal.
Jadi dapat disimpulkan pengajaran Arius bahwa Yesus adalah :
1. Diciptakan oleh Bapa sebelum segala sesuatu, berarti ada masa dimana Yesus belum ada
2. yang membantu Allah dalam proses penciptaan dunia.
3. Yesus adalah Allah yang lebih rendah (inferior God),jadi tidak sepenuhnya manusia dan tidak sepenuhnya Allah.
4. Yesus tidak satu substansi atau Sehakikat dengan Bapa.
Dalam Alkitab juga ada tokoh yg memiliki hasil akhirimannya yg buruk, siapa dia?
-Raja Saul, dia diurapi untuk jadi raja pertama bagi kaum israel, dia di hinggapi Roh Allah, akibat dia tidak tidak mendengar Tuhan dan menyimpan akar kepahitan kepada daud, di akhir2 hidupnya dia selalu di hinggapi roh jahat dan dia terbunuh dalam perang (1 samuel 31:1-13)
-Raja Salomo, sapa sih yg gk mengenal hikmatnya salomo, dpt membangun Bait suci Allah dg megah, Namanya begitu familiar smpe ke negeri syeba, kerajaannya yg kokoh... namun menjelang akhir hidupnya salomo jatuh dalam penyembahan berhala, mengikuti ilah2 bangsa lain dr istri2nya.
-Yudas Iskariot, kita pasti sepakat kalau Yudas dari iskariot ini adalah Pengkhianat. tetapi Yudas adalah Murid langsung Tuhan Yesus, murid kepercayaan lagi. imannya Yudas di awal perjumaannya dengan Mesias mungkin sangat menggebu-gebu.. dia melakukan banyak pelayanan bagi Tuhan secara langsung,banyak melakukan mujizat penyembuhan, mengusir roh jahat bersama murid-murid lainnya. Mujizat itu terjadi dalam "Nama Yesus Kristus" , Namun apa yang terjadi dengan Yudas di menjelang akhir hidupnya? dia menjual Tuhan Yesus yang jadi Gurunya, demi 30 keping perak, alangkah lebih menyedihkan lagi bahwa Yudas memang menyesal dsan tahu kesalahannya tetapi dia tidak minta pengampunan pada Tuhan Yesus malah mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri {oh malangnya dikau Yudas}
Mari kita berwaspada dan mawas diri dalam memelihara iman, dan juga jangan sampai kerajinan kita kendor dalam pengenalan akan Kristus lebih dalam, juga dalam pelayananmu, berjaga-jagalah supaya km tdk jatuh dlm pencobaan dan disesatkan oleh pengajaran yg jauh dr kontekstual Krisologi. Sebab Hasil Akhir lah yg menentukan kualitas imanmu dan kemenangan imanmu.
Tuhan memberkati

Tidak ada komentar:
Posting Komentar